SMP Negeri 3 Nabire Memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan Upacara Bersama Berbusana Adat
Bangsa Indonesia memperingati hari sumpah pemuda setiap tanggal 28 Oktober. Peringatan ini berkaitan dengan pergerakan pemuda-pemudi Indonesia bersatu mengikrarkan sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa. Peristiwa ini terjadi Batavia (kini bernama Jakarta) pada tanggal 28 Oktober 1928 atau 95 tahun yang lalu. Moment peringatan HUT Sumpah Pemuda itu dirayakan keluarga besar SMP Negeri 3 Nabire. Para guru dan peserta didik hadir dengan busana adat masing-masing suku. Terlihat keberagaman budaya dalam suasana upaca peringatan itu.

Peserta Didik Menggunakan Busana Adat.
Sumber: Mem Idha
Dilansir dari situs resmi Museum Sumpah Pemuda Kemdikbud, isi naskah Sumpah Pemuda adalah sebagai berikut. Pertama: “Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia”. Kedua: “Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia”. Ketiga: “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”.
Ketiga ikrar dalam teks sumpah pemuda memiliki makna sebagai berikut: Ikrar pertama bertumpah darah yang satu, Tanah Air Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa para pemuda Indonesia memiliki darah yang sama, dan perjuangan untuk merebut kemerdekaan tidak lagi bersifat kedaerahan. Ikrar kedua menyatakan berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia. Hal ini menggambarkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap dalam satu kesatuan Bangsa Indonesia. Ikrar ketiga menyatakan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Memiliki makna bahwa Bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu bangsa.

Pembina Upacara Sumpah Pemuda ke-95 Lusius Teovilus Limarni, SH
Sumber: Mem Idha
Wakil kepala sekolah SMP Negeri 3 Nabire, Bapak Lusius Teofilus Limarni, SH menjadi Pembina upacara. Dalam amanatnya beliau mengajak kepada para peserta didik untuk memperhatikan keaktivan generasi muda dalam mengisi kemerdekaan yang diperjuangkan para pendiri bangsa Indonesia, terlebih para pemuda-pemudi dengan ikrar sumpah pemuda yang kita peringati hari ini. Dahulu mereka berjuang dengan tombak dan pedang melawan penjajah. Sekarang kita harus berjuang dengan alat-alat tulis untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, mari kita aktif dalam belajar agar kita menjadi generasi yang luar biasa. Dengan semangar itu kita akan menjadi bangsa besar yang maju seperti negara-negara di benua Eropa saat ini.

Sumber: Mem Idha
Upacara peringatan HUT Sumpah Pemuda ini diikuti oleh semua civitas akademika SMP Negeri 3 Nabire. Terik matahari yang begitu panas tidak memukul mundur satu pun peserta upacara. Terlihat ibu kepala sekolah, Adelena, S.PAK memimpin barisan guru-guru dan staf tata usaha dengan semangat berkobar-kobar dalam mengikuti upacara. Suasana keseriusan terlihat dalam upacara. Tahapan peringatan Upacara HUT Sumpah Pemuda diakhiri dengan foto bersama di halaman upacara.
Penulis, Eman
Tinggalkan Komentar